ShoutMix chat widget

Mengetahui Masa Subur

Minggu, 08 November 2009


Bagi pasangan yang menginginkan kehamilan or mencegah terjadinya kehamilan mengetahui masa subur sang istri sangat perlu. Hal ini di tujukan agar pasangan bisa melakukan hubungan seksual tepat pada waktunya. Di bawah ini saya coba uraikan beberapa cara untuk mengetahui masa subur, harap di perhatikan, bukan hanya untuk istri tapi juga para suami agar tidak asal nyelonong saja, jadi bisa kerjasama satu sama lain sebagai pasangan sehingga bisa saling menguntungkan.



Menghitung Tanggal
Cara ini cocok untuk yang punya siklus haid teratur. Perhitungan masa subur ini didasarkan masa subur atau saat ovulasi terjadi pada hari ke 14 dari menstruasi yang akan datang dan dikurangi 2 hari karena sperma dapat hidup selama 48 jam setelah ejakulasi serta ditambahkan 2 hari karena sel telur dapat hidup 24 jam setelah ovulasi.
Jadi Misalnya siklus haidnya 28 hari dan haid terakhirnya terjadi tanggal 1, tanggal haid bulan berikutnya adalah tanggal 28. Dengan demikian, perkiraan waktu ovulasi anda , yaitu di tengah - tengah periode haid yakni tanggal 14. Jadi, masa subur berada pada sekitar tanggal 12 hingga 16.

Peningkatan Suhu Badan
Biasanya suhu badan meningkat menjelang dan sesudah masa ovulasi, karena pengaruh hormon progesteron. Lendir Rahim seperti Benang Hormon estrogen mencapai puncaknya pada saat ovulasi terjadi dan memengaruhi lendir rahim. Menjelang ovulasi biasanya lendir rahim jadi agak encer dan bila diraba dengan dua jari dapat membentuk benang dan berwarna bening. Munculnya Rasa Nyeri Rasa nyeri di bagian daerah perut bagian bawah pada pertengahan siklus haid dapat jadi petunjuk masa subur.

Perubahan Sel-Sel Vagina

Masa subur bisa diketahui dengan melihat adanya perubahan sel-sel vagina melalui pemeriksaan sitologi vagina hormonal. Caranya dengan mengambil sedikit cairan vagina, yang bisa diketahui bentuk sel-sel vagina yang mengindikasikan masa subur. Patokannya adalah bentuk sel, warna plasma sel, bentuk inti sel, dan jumlah sel darah putih pada sel vagina itu.

Biopsi Dinding Rahim
Dengan mengambil sedikit jaringan dinding rahim bagian luar dapat diketahui masa subur. Caranya dengan melihat apakah bagian itu mengeluarkan semacam cairan. Namun, kini, cara ini mulai ditinggalkan.

Pemeriksaan Kadar Hormon
Hormon berperan pentinc dalam proses ovulasi yaitu hormon FSH (folliclE stimulating hormone) dar hormon LH (luteinizinc hormone), prolaktin, estro gen, dan progesteron Dengan mengetahui kadar hormon tersebut dalam darah dan membandingkan dengan jumlah normal dapat diketahui apakah seorang wanita berada dalam masa subur atau tidak. Alat Tes Ovulasi. Saat ini juga sudah dijual bebas diapotik atau toko obat alat untuk menilai masa subur yaitu Test prediksi masa subur atau ovulasi. Alat test ini bekerja dengan mengukur kadar hormone LH yang dihasilkan saat ovulasi. Alat ini digunakan seperti test kehamilan tetapi tentu saja harganya lebih mahal.

Pemeriksaan USG

Pemeriksaan USG untul melihat indung telur dapat membantu mengetahui masa subur. Pada masa ovulasi, kantung-kantung tempat sel telur di indung
telur akan pecah dan mengeluarkan sel-sel telur. Itu semua bisa terlihat melalui pemeriksaan USG dan merupakan tanda masa subur.

Laparoskopi Diagnostik

Cara ini dilakukan dengan melihat folikel pada dinding rahim dan kondisi tuba falopi serta kelainan-kelainan lain di indung telur. Cara seperti ini biasanya digunakan untuk wanita yang sulit punya anak. Karena, melalui prosedur tersebut dapat diketahui sel telur mana yang sudah matang untuk kemudian diambil dan ditanamkan di dalam dinding rahim, untuk membantu proses pembuahan.




Psikologi perempuan

Selasa, 03 November 2009


Dalam suatu kehidupan nyata kita tak jarang menghadapi suatu masalah, namun masalah itu akan bisa terselesaikan hanya dengan saling memahami satu sama lain. Untuk itu disini kita perlu memahami apa yang ada pada diri masing-masing baik itu laki-laki atau perempuan.


Lelaki memahami suatu situasi secara keseluruhan dan berfikir secara global sedangkan wanita ..memusatkan' pemikiran mereka serta bergantung kepada perincian dan nuansa.

Lelaki adalah pembina dan pencipta. Mereka mengambil risiko dan melakukan eksperimen. Wanita pula memilih pengetahuan paling bernilai dan menurunkannya kepada generasi seterusnya.

Lelaki lebih berdikari dalam pemikiran tindakan manakala wanita lebih mengikut idea yang disyorkan orang lain.

Wanita kurang menghargai atau memuji diri mereka berbanding lelaki. Wanita sering mengkritik diri mereka dan lelaki pula sering berpuas hati dengan pencapaian diri.

Perkara yang memberikan kepuasan juga berbeda. Bagi lelaki, ia adalah karier dan kejayaan sedangkan wanita lebih menitikberatkan keluarga dan anak-anak.

Lelaki lebih memikirkan mengenai keperluan mencapai impian mereka. Wanita pula lebih menitikberatkan perhubungan berbanding perkara ini.

Lelaki jatuh sakit pada kekerapan yang sama seperti wanita walaupun wanita lebih prihatin terhadap kesihatan diri. Wanita menghadapi kesakitan atau kerja yang membosankan lebih baik daripada lelaki.